Internalisasi, Orang Kristen Ditakuti Setan

Illustrasi. Yesus mengusir setan
Illustrasi. Yesus mengusir setan

SANMARDEPOK.COM – Siapakah yang ditakuti setan? Jawabnya adalah para pengikut Yesus atau disebut orang Kristen. Itu penegasan yang disampaikan Pastor Paroki St Markus Depok II Timur RD Marselinus Wahyu Dwi Harjanto dalam homilinya pada perayaan Ekaristi, Sabtu (27/1/2018) malam di paroki ini. Benarkah orang Kristen ditakuti setan atau iblis?
Dalam beberapa kasus kata Romo Wahyu, panggilan Romo Marselinus, ketika ada orang Kristen yang kemasukan roh jahat, lalu dilakukan pengusiran, ketahuan bahwa roh jahat yang ada dalam tubuh orang tersebut adalah pemimpin iblis.

“Jadi, setannya bukan esek-esek (kecil-kecil), tapi langsung bosnya, sudah begitu mereka pun banyak,” ujar Romo Wahyu lagi.

Kenapa demikian, karena kalau roh jahat itu sendiri atau yang esek-esek saja, mereka tidak kuat melawan Roh Kristus yang ada dalam tubuh orang itu. Pasti, karena setan-setan takut pada Yesus.

Dalam Injil Markus 1:21-27 dikisahkan bagaimana Yesus menghardik dan mengusir roh jahat dari dalam tubuh seseorang. Karena iblis atau roh jahat itu mengenal Yesus, mereka takut.

Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.”

Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!” Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.

Nah, orang Kristen atau pengikut Yesus pun ditakuti oleh setan. Jadi, kalau ada roh jahat, dia akan berpikir banyak kali sebelum memasuki orang Kristen.

“Kenapa demikian? Karena dalam diri orang Kristen ada kuasa Yesus, ada Roh Yesus. Maka berbahagialah orang yang percaya dan mengikuti Yesus seperti kita semua ini,” ujar Romo Wahyu kepada umat St Markus Depok Timur.

Lalu apakah otomatis dan selalu kuat? Menurut Romo, iblis akan menunggu saat-saat lengah lalu masuk ke seseorang. Karena itu, supaya tetap kuat, maka selalu mengandalkan kekuatan Tuhan Yesus dalam diri kita.

“Kita harus terus mengisi kekosongan jiwa dan hati saudara dengan Roh Yesus, karena manusia pada dasarnya adalah manusia lemah yang gampang jatuh ke dalam dosa. Jadi, jangan biarkan kekosongan itu diisi oleh iblis. Rajinlah berdoa dan berserah pada Yesus,” ujarnya.

“Ketika berdoa, atau bernyani, ucapkan Yesus, Yesus, Yesus. Itu namanya menginternalisasi kekuatan Yesus ke dalam diri kita. Artinya, kita mengisi diri kita dengan Roh Yesus, sebab Dialah raja yang mulia dan berkuasa, karena setan-setan takut kepada-Nya,” pesan Romo Wahyu.

Kalau kita selalu mengandalkan Yesus dan selalu mengundang Yesus masuk dalam diri kita, apalagi selalu berbuat seperti perintah-Nya, yakinlah setan-setan tidak berani mendekat. Amin. (Marcel Rombe Baan/Komsos)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*