BKSN Hari ke-2 – Wil. St. Bertinus Berjuang Meraih Harta Surgawi

SANMARDEPOK.COM- Bulan Kitab Suci Nasional 2017, merupakan agenda kegiatan di  Paroki Santo Markus,Depok II yang diselenggarakan di lingkungan atau wilayah masing-masing. Kegiatan ini diselenggarakan sepanjang bulan September 2017 ini sebanyak 4 kali pertemuan dengan pembahasan yang berbeda-beda,dengan tema besarnya adalah Kabar Gembira di Tengah Gaya Hidup Modern.Bulan Kitab Suci Nasional 2017, merupakan agenda kegiatan di  Paroki Santo Markus,Depok II yang diselenggarakan di lingkungan atau wilayah masing-masing.

Kegiatan ini diselenggarakan sepanjang bulan September 2017 ini sebanyak 4 kali pertemuan dengan pembahasan yang berbeda-beda,dengan tema besarnya adalah Kabar Gembira di Tengah Gaya Hidup Modern. Pada pertemuan ke-2 Rabu, 13 September 2017 ini, dimulai pada pukul 19.00 wib di  kediaman keluarga bpk. Gultom yang sudah dihadiri oleh umat wilayah St. Bertinus untuk bersama-sama membahas sub tema kali ini, yaitu Arus Zaman Materialisme dengan mengangkat bacaan Kitab Suci dari Lukas 12 : 13-21 tentang Orang Kaya yang Bodoh. Sesuai dengan gagasan pokok dari bahasan ini, dimana kita diingatkan untuk waspada dan berjaga-jaga dengan menghindari ketamakan dan keserakahan dalam hidup agar kita dapat mencapai Kerajaan Allah. Kita tidak boleh bergantung kepada kekayaan duniawi sehingga kita lupa untuk berjuang meraih harta surgawi.  

Dipandu oleh bpk Eko dan bpk Agus Amal, setiap tahapan dibacakan secara bergantian oleh umat yang hadir. Sampai kepada sesi Pendalama Kitab Suci yang diikuti secara aktif oleh peserta dengan sharing dan lotaran pertanyaan seputar tema. Yang sangat menarik pada pertanyaan nomor 4, timbullah pertanyaan dari salah satu peserta, “ mana lebih penting, harta duniawi atau harta surgawi ?” tanya pak Gultom. Hal ini memancing bebagai pendapat yang pada intinya adalah keduanya penting, karena harta duniawi diperlukan kita untuk kelangsungan hidup di dunia, sedangkan harta surgawi adalah jaminan hidup yang kekal.

Kita diajak untuk bijaksana dalam memakai harta duniawi, sehingga tidak menjadi serakah dan tidak lupa untuk membagi berkat bagi yang memerlukan sehingga kita dapat memperkaya iman kita. Memperkaya iman tidak hanya dengan materi atau harta, tetapi juga dalam bentuk lain seperti hal yang paling sederhana adalah senyuman, karena dengan satu senyuman bisa membahagiakan hati orang yang melihatnya.

Pertemuan kali ini dihadiri oleh 16 orang dewasa, 9 pria dan 7 wanita, yang pada malam itu kesemuanya memperoleh bekal dari pertemuan ini, untuk dengan bijaksana memakai harta duniawi kita, dan jangan sampai tergantung pada harta duniawi sehingga menjadi serakah seperti “Orang Kaya yang Bodoh” dalam bacaan injil Lukas tersebut. Pengunaan harta dunia kita harus tetap mengacu pada misi utama dari karya Yesus sendiri yaitu Mewartakan Kerajaan Allah.

Diakhir pertemuan, pemandu mengajak semua umat yang hadir untuk bersama-sama berjuang dalam meraih harta surgawi yaitu kita boleh tinggal bersama-sama dengan Yesus di dalam Kerajaan Allah.

Patricia J.S.R.HWilayah St.Bertinus

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*